Saturday, March 3, 2012

Kesabaran


share on facebook

“Aku capek, sangat capek. Aku belajar mati matian sedang temanku dengan enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja! Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu. Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung. Aku capek karena harus menjaga lidahku, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.

Aku capek ayah, aku capek menahan diri. Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah!” sang anak mulai menangis.

Sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya, ”Anakku, ayo ikut ayah”.
Mereka menyusuri jalan yang jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang.
”Ayah, mau kemana kita? Aku tidak suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah,” anaknya terus mengeluh.

Akhirnya mereka sampai di sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan rindang.

“Wah… tempat apa ini ayah? Aku suka tempat ini!”

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah”.

”Anakku, taukah kau mengapa di sini begitu sepi padahal amat indah?”

”Itu karena orang tidak mau mnyusuri jalan yang jelek, padahal mreka tau ada telaga di sini. Mereka hanya kurang sabar dalam menyusuri jalan ini.

”Anakku, kita butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan.”




Please write a comment after you read this article. Thx..!! 
READ MORE - Kesabaran

Friday, March 2, 2012

Hal yang Paling Menakutkan


share on facebook

Ada 3 orang dokter, bekerja disatu rumah sakit, mereka sangat kompak, mereka dapat bekerja sama dengan baik, sehingga selama puluhan tahun ini mereka selalu sukses mengobati penyakit-penyakit pasiennya.

Oleh sebab ini, rumah sakit ini menjadi sangat terkenal. Ada beberapa rumah sakit di luar negeri yang menawarkan mereka gaji tinggi untuk menarik mereka bekerja di rumah sakit tersebut, tetapi ke 3 dokter sama sekali tidak tergoda.

Tetapi di masa tua mereka, ada sebuah hal yang paling menggoda dalam masa hidup mereka terjadi yaitu hadiah Nobel. Berjuang seumur hidupnya, meraih hadiah nobel ini adalah impian selama hidup mereka.

Tetapi hadiah nobel sangat terbatas, walaupun mereka sama-sama masuk dalam daftar, tetapi hadiah ini hanya untuk 1 orang saja.

Ketiga dokter ini mulai menjadi musuh, mereka mulai saling menyerang, bahkan sampai wawancara di media mereka sangat bertengkar, saling menyakiti, oleh sebab itu, pada hari hadiah Nobel diumumkan, karena mereka masih terus saling menyerang, akhirnya hadiah Nobel ini jatuh kepada seorang dokter dari negara lain.

Akhirnya, dokter yang pertama dihari pertama ketika impiannya menjadi hancur lebur, karena tekanan darah sehingga pembuluh darahnya di kepala pecah dan meninggal, dokter yang kedua tidak bisa menahan rasa marah dan rasa malu, di dalam kamarnya mempergunakan pisau operasi memutuskan nadinya membunuh diri sendiri; dokter yang ketiga karena stress sehingga menjadi tidak waras. Sehingga menjadi berita dan pergunjingan diantara masyarakat.

Rupanya, di dunia ini, tubuh terjangkit penyakit tidak menakutkan. Yang paling menakutkan adalah pikiran dan jiwa yang terjangkit penyakit ini adalah hal yang paling mengerikan, ketika terjangkit virus sifat pamer, mengejar nama dan kepentingan, hal ini menyerang pikiran dan sanubari manusia yang paling lemah, menyebabkan orang sudah kehilangan akal sehat, sehingga di dunia ini anti virus yang betapa ampuhpun tidak dapat menyelamatkannya lagi. Didalam kehidupan ini kita tidak mungkin bisa hidup menyendiri, oleh sebab itu kenapa kita tidak bisa memberikan kepada orang lain sedikit perhatian, kasih sayang, toleran dan rasa persahabatan? 




SUMBER: DISINI

Please write a comment after you read this article. Thx..!! 
READ MORE - Hal yang Paling Menakutkan

Saturday, February 18, 2012

Mama yang Bijak


share on facebook

Seorang anak bertanya kepada Mamanya : "Ma, temanku membiarkan nyamuk menggigit tangannya sampai kenyang agar tidak menggigit anaknya. Apakah Mama juga akan melakukan hal yg sama ?"

Si Mama tertawa : "Tidak, Tetapi Mama akan mengejar setiap nyamuk sepanjang malam agar tidak sempat menggigit siapapun"

"Oh iya. Kubaca tentang seorang Mama yang rela tidak makan agar anak-anaknya bisa makan kenyang. Akankah Mama lakukan hal yg sama ?", si anak kembali bertanya.

Dengan tegas Mamanya menjawab "Itu juga tidak akan Mama lakukan anakku, Mama akan kerja lebih keras agar kita semua bisa makan kenyang & kamu tidak harus sulit menelan karena melihat Mama menahan lapar".

Si anak pun tersenyum.
" Kalau begitu , Aku bisa selalu bersandar padamu Mama".

Si Ibu berkata : "Tidak Nak ! Tetapi Mama akan mengajarmu berdiri kokoh di atas kakimu sendiri !  Agar tidak harus jatuh tersungkur ketika suatu saat nanti Mama harus pergi meninggalkanmu"



MORAL CERITA :

"Seorang Mama yg bijak bukan hanya perlu mengorbankan diri demi anaknya dan menjadikan dirinya tempat bersandar tetapi juga harus bisa membuat anaknya Berdiri sehingga sandaran tersebut tidak lagi diperlukan"




Please write a comment after you read this article. Thx..!! 


READ MORE - Mama yang Bijak

Sunday, January 22, 2012

Selamat Tahun Baru Kongzi Li 2563


share on facebook

MeandConfucius.com mengucapkan Selamat Tahun Baru Kongzi Li 2563. Semoga semua harapan di tahun ini dapat tercapai. 

Shanzai



READ MORE - Selamat Tahun Baru Kongzi Li 2563

Sunday, January 15, 2012

Palu, Kaca & Baja


share on facebook

"Palu menghancurkan kaca, tapi palu membentuk baja."

Apa makna dari pepatah kuno Rusia ini ?


Jika Mental/Pikiran kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu masalah menghantam kita, maka dengan mudah kita putus asa, frustasi, kecewa, marah dan jadi remuk redam.

Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. Mental baja adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur dan menerima disaat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian ?

Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik.

Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru.

Jika kita adalah "baja" kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita.

Sebaliknya jika kita "kaca" maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.




Please write a comment after you read this article. Thx..!! 


READ MORE - Palu, Kaca & Baja
/