Sunday, December 4, 2011

Biola dengan Satu Senar


share on facebook

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh, namu tiba-tiba salah satu senar biolanya putus.


Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya.


Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tapi dia tetap main.


Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri & berteriak, “Hebat, Hebat…”


Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh mereka untuk duduk.


Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat bermain dengan satu senar.


Paganini memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu.


Dengan mata berbinar dia berteriak,
“Paganini dengan satu senar”


Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya.


Penonton sangat terkejut & kagum pada kejadian ini.




PESAN MORAL


Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan & semua hal yang tidak baik. Secara jujur, kita seringkali mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan pada senar kita yang putus & segala sesuatu yang kita tidak dapat ubah.


Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yang putus dalam hidup Anda?


Apakah senar terakhir nadanya tidak indah lagi?




Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini.
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Biola dengan Satu Senar

Saturday, December 3, 2011

Kambing yang Mengaum


share on facebook
oleh: Bratayana Ongkowijaya


Ada seekor kambing muda yang baru pertama kali mendengar suatu auman seekor singa, menanyakannya kepada induknya, “Suara apakah gerangan? Mengapa demikin kuat dan berwibawa sehingga dalam jarak sejauh ini masih menggetarkan serta membuat ciut nyaliku?  Sang induk menjawab singkat, Itu adalah auman seekor singa-si raja hutan. 

Sejak saat itu Si kambing muda tidak bisa melepaskan pikirannya dari kejadian tadi, hal itu selalu mengganggu pikirannya; mengapa suaraku tidak seperti auman singa yang begitu gagah? mengapa aku hanya dapat mengembik? Aku harus bisa mengaum seperti singa itu, dengan begitu aku tentu akan gagah berwibawa dihormati layaknya si raja hutan. 

Sejak itu kambing muda memutuskan untuk belajar mengaum bak seekor singa, tiap hari bahkan tiap saat kambing muda tersebut belajar cara mengaum seperti yang diinginkannya. Saking giat berlatih tanpa mengenal waktu dan lelah, tanpa disadari suara kambing muda itu habis/serak/parau. Tidak menyadari mengapa suaranya demikian, sebaliknya semakin mengebu-gebu berlatih, dia berpikir suara paraunya itu sudah mendekati suara auman singa si raja hutan hanya saja lebih lemah, kurang tenaga. Untuk itu kambing muda justru semakin semangat melakukan latihannya hingga pada akhirnya tidak bisa bersuara lagi. Yang lebih membuatnya shock, setelah berangsur-angsur pulih (kembali bisa bersuara lagi), yang keluar ialah tetap saja suara mengembik bukan auman singa seperti yang diharapkan.

Pelajaran apa yang bisa kita petik dari cerita di atas?

Nabi Kongcu bersabda;Pemimpin hendaklah dapat menempatkan diri sebagai pemimpin;Pembantu sebagai pembantu;Orangtua sebagai orang tua;Anak sebagai anak.(Lun Gi/Sabda Suci XII : 11)

Artinya, setiap insan memiliki  kemampuan masing-masing. Tiap kedudukan atau fungsi seseorang juga punya spesifikasi, yang tidak layak dibandingkan dengan yang lain. Jika kita ialah anak terhadap orangtua wajib melakukan segala yang layaknya dilaksanakan seorang anak, yaitu laku baktinya, begitupun dalam sebuah keluarga, tanggung jawab seorang ayah dalam memberi kasih sayang, tidak layak dibandingkan dengan tanggung jawab anak-anaknya.

Seorang kuncu berbuat sesuai dengan kedudukannya;Ia tidak ingin berbuat keluar daripadanya.(Zhong Yong/Tengah Sempurna XIII : 1)

Maka, kalau seorang pembantu benar-benar melaksanakan tanggung jawabnya kepada atasan atau pemimpinya berlandaskan satya, selayaknya pula bagi sang pemimpin untuk juga penuh susila membimbing para pembantunya itu. Dengan demikian para pembantunya akan merasakan tenteram didalam kedudukannya, penuh loyalitas dalam keharmonisan membantu tugas-tugas yang jauh lebih berat dari sang pemimpin.

Seorang kuncu selalu damai tenteram menerima Firman,Sebaliknya seorang rendah budi melakukan perbuatan sesat untuk memuaskan nafasnya.(Zhong Yong/Tengah Sempurna XIII : 4)

Demikianlah, apapun fungsi yang ada pada diri kita, sedapat mungkin kita lakukan dengan penuh ketulusan, menjadi diri kita sendiri, berbuat yang terbaik untuk harmonis dengan lingkungan sekitar, bersama-sama saling mengisi demi tercapainya kebersamaan agung.



Sumber: DISINI

Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Kambing yang Mengaum

Thursday, November 24, 2011

Orang Terbodoh


share on facebook
Tukang cukur berkata, "Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia"

"Apa iya?" jawab pengusaha

Lalu tukang cukur memanggil si Bejo, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp 1000 dan Rp 500, lalu menyuruh Bejo memilih, "Bejo, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo nih!"


Bejo melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp 1000 dan Rp 500, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp 500.

Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada sang pengusaha dan berkata, "Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya lakukan tes seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang logam yang nilainya paling kecil."

Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Bejo. Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Bejo lalu bertanya, "Bejo, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang  Rp 1000 dan Rp 500, saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp. 500, kenapa tak ambil yang Rp 1000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp 500?"

Bejo pun berkata, "Saya tidak akan dapat lagi Rp 500 setiap hari, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang seribu. Kalau saya ambil yang Rp 1000, berarti permainannya akan selesai..."


Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya TUHAN yang mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain.


Sumber: DISINI

Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Orang Terbodoh

Saturday, November 5, 2011

Raja yang Tidak Berwawasan


share on facebook

无知的国王
Wu Zhi De Guo Wang
Raja yang Tidak Berwawasan


oleh: Xie Zheng Ming

从前有一个无知的国王,生了一个女儿。国王非常疼爱这公主,希望她能立刻长大。于是就去叫来一个医生。国王对医生商量说:请你给我一种药,使公主吃了立刻能长大?医生回答:这件事情虽然比较难,但是还能办得到。良药是有的,可是还要去探取在很远的地方。请国王答应我的条件:当我探取药期间,您不能去看公主,等我回来给她 吃了药您才可以再见她。国王答应了,医生就去远地求药。经过十几年后,医生就说办到药回来了。公主吃了药以后,由医生领去见国王。国王见公主已长成了,非常高兴,对医生说:谢你了,公主吃了你的药立刻长的这样大了。说后并命左右待臣赏赐这个医生很多的财宝. 当时的人都笑国王无知,竟不知道算一算她女儿的年龄。  


                                                                                                           
Pada jaman dahulu kala ada seorang raja yang tidak berwawasan, memiliki seorang anak perempuan. Raja sangat menyayangi putrinya ini, berharap bisa segera tumbuh dewasa. Karena itu raja lantas memanggil seorang tabib untuk datang menghadap. Raja berunding dengan tabib tersebut tentang masalah obat yang dapat membuat putri tumbuh dewasa dalam sekejab. Si tabib menjawab, masalah ini  sebenarnya agak sulit, akan tetapi masih bisa diperjuangkan. Bahan untuk obat tersebut memang ada, akan tetapi harus pergi ke tempat yang jauh untuk mengumpulkannya. Mohon baginda menyetujui syarat yang saya ajukan: selama saya pergi mencari obat, anda tidak boleh menemui sang putri, setelah saya memberikan obat kepada putri anda baru dapat menemuinya kembali. 

Segera setelah raja setuju syarat tersebut, si tabib pergi mencari obat. Setelah berselang belasan tahun kemudian si tabib memberi kabar bahwa obat telah didapatkan, dalam perjalanan pulang. Setelah putri meninum obat tersebut, si tabib mengajaknya untuk menemui raja. Raja mendapati putrinya telah beranjak dewasa merasa sangat senang, berkata kepada si tabib: terimakasih, ini semua berkat jasa kamu. Putri setelah meminum obat kamu segera menjadi dewasa. 

Setelah itu raja lantas memerintahkan untuk memberikan banyak hadiah kepada si tabib. Mendengar instruksi tersebut semua orang yang hadir merasa geli karena raja yang tidak berwawasan, tidak dapat lagi menghitung usia putrinya. 

Dari cerita ini kita dapat mempelajari bahwa segala sesuatunya perlu proses, tidak bisa seketika berhasil. Sebenarnya putri tidak karena meminum obat lantas menjadi dewasa, putri menjadi dewasa secara alami karena waktu telah berjalan lama. Raja karena lama tidak bertemu dengan putri begitu bertemu tentu saja terkejut melihatnya. ini semua karena si tabib yang cerdik.





Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Raja yang Tidak Berwawasan

Friday, November 4, 2011

Hal yang Paling Menakutkan


share on facebook
Ada 3 orang dokter, bekerja disatu rumah sakit, mereka sangat kompak, mereka dapat bekerja sama dengan baik, sehingga selama puluhan tahun ini mereka selalu sukses mengobati penyakit-penyakit pasiennya.

Oleh sebab ini, rumah sakit ini menjadi sangat terkenal. Ada beberapa rumah sakit di luar negeri yang menawarkan mereka gaji tinggi untuk menarik mereka bekerja di rumah sakit tersebut, tetapi ke 3 dokter sama sekali tidak tergoda.

Tetapi di masa tua mereka, ada sebuah hal yang paling menggoda dalam masa hidup mereka terjadi yaitu hadiah Nobel. Berjuang seumur hidupnya, meraih hadiah nobel ini adalah impian selama hidup mereka.

Tetapi hadiah nobel sangat terbatas, walaupun mereka sama-sama masuk dalam daftar, tetapi hadiah ini hanya untuk 1 orang saja.

Ketiga dokter ini mulai menjadi musuh, mereka mulai saling menyerang, bahkan sampai wawancara di media mereka sangat bertengkar, saling menyakiti, oleh sebab itu, pada hari hadiah Nobel diumumkan, karena mereka masih terus saling menyerang, akhirnya hadiah Nobel ini jatuh kepada seorang dokter dari negara lain.

Akhirnya, dokter yang pertama dihari pertama ketika impiannya menjadi hancur lebur, karena tekanan darah sehingga pembuluh darahnya di kepala pecah dan meninggal, dokter yang kedua tidak bisa menahan rasa marah dan rasa malu, di dalam kamarnya mempergunakan pisau operasi memutuskan nadinya membunuh diri sendiri; dokter yang ketiga karena stress sehingga menjadi tidak waras. Sehingga menjadi berita dan pergunjingan diantara masyarakat.

Rupanya, di dunia ini, tubuh terjangkit penyakit tidak menakutkan. Yang paling menakutkan adalah pikiran dan jiwa yang terjangkit penyakit ini adalah hal yang paling mengerikan, ketika terjangkit virus sifat pamer, mengejar nama dan kepentingan, hal ini menyerang pikiran dan sanubari manusia yang paling lemah, menyebabkan orang sudah kehilangan akal sehat, sehingga di dunia ini anti virus yang betapa ampuhpun tidak dapat menyelamatkannya lagi. Didalam kehidupan ini kita tidak mungkin bisa hidup menyendiri, oleh sebab itu kenapa kita tidak bisa memberikan kepada orang lain sedikit perhatian, kasih sayang, toleran dan rasa persahabatan?




Sumber: DISINI

Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Hal yang Paling Menakutkan

Saturday, October 29, 2011

Kisah Nelayan dan Cendikiawan


share on facebook
Pada suatu sore yang cerah, seorang cendekiawan ingin menikmati pemandangan laut dengan menyewa sebuah perahu nelayan dari tepi pantai. Setelah harga sewa per jam disepakati, keduanya melaut tidak jauh dari bibir pantai. Melihat nelayan terus bekerja keras mendayung perahu tanpa banyak bicara, sang cendekiawan bertanya : “Apa bapak pernah belajar ilmu fisika tentang energi angin dan matahari ?” “Tidak” jawab nelayan itu singkat. Cendekiawan melanjutkan ”Ah, jika demikian bapak telah kehilangan SEPEREMPAT peluang kehidupan Bapak” Nelayan cuma mengangguk-angguk membisu.


“Apa bapak pernah belajar sejarah filsafat ?” tanya cendikiawan. “Belum pernah” jawab nelayan itu singkat sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Cendekiawan melanjutkan 

”Ah, jika demikian bapak telah kehilangan SEPEREMPAT lagi peluang. kehidupan Bapak”. Si Nelayan kembali cuma mengangguk-angguk membisu.

“Apa bapak pernah belajar dan bisa berkomunikasi dengan bahasa asing ?” tanya cendikiawan. “Tidak bisa” jawab nelayan itu singkat. 

“Aduh, jika demikian bapak total telah kehilangan TIGA PEREMPAT peluang kehidupan Bapak”

Tiba-tiba…

Angin kencang bertiup keras dari tengah laut. Perahu yang mereka tumpangi pun oleng hampir terguling. Dengan tenang Nelayan bertanya kepada cendekiawan: ”Apa bapak pernah belajar berenang ?” Dengan suara gemetar dan muka pucat ketakutan, orang itu menjawab “Tidak pernah” Nelayanpun memberi komentar dengan percaya diri “Ah, jika demikian, bapak telah kehilangan SEMUA peluang hidup bapak”

Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah di atas :
• Jangan meninggikan diri lebih hebat dari orang lain.
• Jangan sombong, sebab akan direndahkan Tuhan.
• Kita semua memiliki keterbatasan dan memerlukan orang lain.



Sumber: DISINI

Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Kisah Nelayan dan Cendikiawan

Batu-batu di Danau


share on facebook
Ada sebuah danau dimana terdapat banyak batu-batuan dan ada sebuah papan bertuliskan:

"YANG MENGAMBIL BATU AKAN MENYESAL.
YANG TIDAK MENGAMBIL BATU JUGA AKAN MENYESAL"

Heran dengan kalimat itu,,? 
Beberapa orang ada yang malah tertarik untuk mengambil beberapa butir batu-batu itu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya. 

Beberapa yang lainnya tidak terlalu menggubrisnya. Jadi mereka tidak mengambil batu-batu itu dan lebih tertarik untuk menikmati segarnya air di danau itu. Setelah beberapa tahun, para ahli meneliti dan memeriksa batu-batuan yang ada di danau tersebut.

Ternyata batu-batuan itu adalah sejenis Safir yang dari luar tampaknya jelek tapi di dalamnya merupakan permata yang sangat indah dan mahal harganya.

Yang tidak membawa batu itu jadi menyesal karena tidak membawanya, tetapi yang membawanya pun akhirnya menyesal karena tidak membawa lebih banyak.

Bukankah hidup manusia serupa seperti cerita di atas?

Kita diberikan kehidupan yang sangat berharga. Namun bukankah kita seringkali kurang menghargai masa hidup ini justru di saat kita masih bisa hidup lama?

Hidup ini begitu bernilai. Jauh lebih bernilai daripada batu-batu Permata.
Itulah sebabnya agar kita tidak menyesal di kemudian hari,maka kita harus menjalani hidup dengan maksimal. 

Bekerja dengan maksimal, Mengasihi keluarga dengan maksimal, Berkarya bagi sesama dengan maksimal. Belajar dengan maksimal, jangan setengah-setengah. 

Intinya ketika kita sudah mngusahakan yang terbaik selama hidup ini, maka kita tidak perlu lagi menyesal di kemudian hari.

Usahakan yang terbaik selama kesempatan itu masih ada.

Keep Spirit..!!!
Jia You..



Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Batu-batu di Danau

Tuesday, October 25, 2011

Guru Terbaik


share on facebook
Bertahun-tahun yang lalu, Bu Thomson berdiri didepan siswa kelas V mengucapkan sebuah kata bohong kepada para siswanya dia mengatakan akan mencintai setiap muridnya. Tetapi hal tersebut sebetulnya tak sepenuhnya jujur, karena Teddy yang duduk dibarisan depan adalah seorang anak yang tidak konsentrasi belajar dan kotor. Sebenarnya Bu Thomson sangat ingin dengan pena merahnya menulis diatas rapor Teddy nilai “E”.

Pada suatu hari ketika Bu Thomson sedang memeriksa catatan di rapor para muridnya. Dia sangat terkejut membaca komentar para mantan guru Teddy.

Guru di kelas I menulis, “Teddy adalah seorang murid yang cerdas, selalu tersenyum, pekerjaan rumahnya dan catatannya selalu rapi, sangat menghormati orang lain, membuat orang disekelilingnya berbahagia!.”

Guru kelas II menulis, “Teddy adalah seorang pelajar yang sempurna, semua teman-teman menyukainya, tetapi ibunya menderita penyakit kanker, kehidupan dirumahnya pasti sangat susah!”

Guru kelas III menulis, “Kematian ibunya menimbulkan pukulan berat baginya. Dia sangat rajin belajar, tetapi ayahnya tidak peduli terhadapnya, jika tidak  segera diambil tindakan maka kehidupan keluarganya akan segera mempengaruhi pelajarannya. “

Guru kelas IV menulis, “Pelajaran Teddy mulai mundur, dia tidak tertarik kepada pelajaran lagi, dia tidak ada teman lagi, terkadang tertidur di ruang kelas.”

Setelah membaca catatan tersebut, Bu Thomson baru menyadari masalah yang sebenarnya. Dia merasa malu, dan sangat sedih karena pada saat natal, semua muridnya memberi dia hadiah yang dibungkus dengan kertas kado yang cantik, sedangkan Teddy membungkus hadiahnya dengan kertas koran.

Bu Thomson membuka hadiah Teddy, didepan kelas, hadiahnya adalah sebuah gelang berlian palsu dan sebotol parfum yang tersisa ¼ , murid-murid yang lain mulai menertawakan hadiah dari Teddy, tetapi guru Bu Thomson segera mengambil gelang tersebut dipakai ditangannya dan berkata sangat indah dia menyukai hadiah tersebut, lalu menyemprotkan parfum tersebut ke tangannya.

Hari itu setelah lonceng pulang berbunyi, Teddy tinggal dikelas dan berkata kepada guru Bu Thomson, “Guru, hari ini engkau wangi seperti ibuku!.” Setelah Teddy pulang, guru Bu Thomson menangis dengan sedih selama satu jam. Setelah hari itu guru Bu Thomson tidak mengajar “Membaca, menulis dan menghafal dan matematika lagi.” Tetapi dia mengajarkan pendidikan kepada para muridnya.

Mulai hari itu dia memberi perhatian khusus kepada Teddy, mencurahkan kasih sayang seperti seorang ibu kandung, Teddy juga mulai hidup kembali, guru Bu Thomson selalu memberi semangat kepadanya, dia semakin tangkas. Di akhir tahun Teddy menjadi murid yang terpintar dikelasnya. Walaupun guru Bu Thomson mengatakan akan mencintai setiap muridnya tetapi Teddy adalah siswa favoritnya.

Setahun kemudian, guru Bu Thomson menemukan secarik kertas yang ditempel dipintu rumahnya, itu adalah tulisan Teddy yang mengatakan “guru Bu Thomson adalah guru yang paling baik yang dijumpai seumur hidupnya!” Setelah 6 tahun berlalu guru Bu Thomson menerima sepucuk surat dari Teddy yang mengatakan dia sudah tamat SMA, dia mendapat juara 3, dia mengatakan guru Bu Thomson tetap adalah guru yang paling baik seumur hidupnya dan guru favoritnya!

Empat tahun kemudian, Teddy menulis bahwa dia telah tamat S1 dan akan melanjutkan ke S2 dia mengatakan guru Bu Thomson tetap guru favorit dan guru yang terbaik selama hidupnya, dan guru Bu Thomson melihat ada tambahan gelar dokter ditanda tangannya.

Cerita ini belum berakhir, pada musim semi tahun ini, Teddy menulis surat lagi, menceritakan bahwa ayahnya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, dia sudah menemukan seorang gadis dan akan menikah dengannya, dia meminta guru Bu Thomson sebagai walinya akan disediakan tempat duduk di posisi orang tuanya. Guru Bu Thomson memenuhi permintaan Teddy, pada hari pernikahan dia memakai gelang berlian palsu pemberian Teddy dan menyemprotkan parfum pemberian Teddy, Teddy teringat itu terakhir kalinya dia bersama ibunya merayakan natal dan ibunya memakai parfum ini.

Ketika mereka merangkul satu sama lain, prof. Teddy dengan berbisik ditelinga Bu Thomson mengatakan, “Terima kasih guru Bu Thomson engkau telah mempercayai saya, terima kasih karena engkau membuat saya menjadi orang penting, sehingga saya mempunyai kepercayaan diri untuk berubah!”

Airmata guru Thomsom mengalir dengan deras, dengan lembut dia berkata, “Teddy, anda salah! Andalah yang mengajari saya, sehingga saya mempunyai kepercayaan diri untuk berubah, setelah bertemu denganmu, saya baru tahu bagaimana mengajar!” 



sumber: DISINI

Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Guru Terbaik

Monday, October 24, 2011

Nabi Purba Ru Jiao/Khonghucu (19) - Gong Liu


share on facebook
Gong Liu 公 劉 


Adalah keturunan Hou Ji yang leluhurnya hidup terasing di antara orang-orang Rong Di 戎 狄 sejak jaman raja Tai Kang 太 康 (2188 s.M. – 2159 s.M.) dari dinasti Xia kehilangan negerinya. Tetapi Gong Liu mampu membangun dan melestarikan kembali karya peradaban bercocok-tanam yang dahulu dibangun Hou Ji. Putra Gong Liu yang bernama Qing Jie 慶 節 berhasil membangun negeri di wilayan Bin 豳. Dikemudian hari seorang keturunannya yang terkenal sebagai Gu Gong Dan Fu 古 公 亶 父 mampu  membangkitkan kembali karya besar yang pernah dibangun oleh Hou Ji maupun Gong Liu. Beliaulah yang diberi gelar sebagai Tai Wang 太 王 yang mempunyai dua orang putera yang sangat terkenal suci dan berbakti, bernama Tai Bo 太 伯 dan Yu Zhong 虞 仲 (Lun Yu VIII: 1; Lun Yu XVIII: 8). Tai Wang juga menikahi Tai Jiang 太 姜 yang adalah seorang Nabi perempuan dan melahirkan soerang putera bernama Ji Li 季 歷.    Ji Li inilah ayah Nabi Ji Chang 姬 昌 atau Raja Wen Wang 文 王, ayah Raja Wu Wang Ji Fa 武 王 姬 發 pendiri dinasti Zhou 周 (1122 s.M. – 255 s.M.).




Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Nabi Purba Ru Jiao/Khonghucu (19) - Gong Liu

Sunday, October 23, 2011

Nabi Purba Ru Jiao/Khonghucu (18) - Fu Yue


share on facebook
Fu Yue  傅說 


Menteri dan penasehat agung raja dinasti Shang yang bergelar Wu Ding 武 丁 1324 s.M. – 1265 s.M. Riwayat beliau disuratkan didalam kitab Shu Jing IV: VIIIA, VIIIB, VIIIC. Raja Wu Ding adalah seorang raja Besar dinasti Shang 商 / Yin 殷 setelah Nabi Baginda Cheng Tang. Ia sangat besar rasa Cinta Kasihnya dan teguh penuh semangat didalam menegakkan Dao dasar pemerintahan negaranya, pantang hanya memperturutkan kesenangan saja. Nabi Fu Yue semula hidupnya hanya sebagai seorang tukang kayu di wilayah Fu Yan   傅 巖. Beliau adalah seorang yang benar-benar suci dan mampu mengembalikan kejayaan dinasti Shang yang sudah mulai surut. 




Sabda Fu Yue:
  
“Sungguh Tuhan Yang Maha Esa itu Maha Mendengar dan Maha Melihat (Wei Tian Cong Ming 惟 天 聰 明); hanya Nabilah senantiasa menjunjung tinggi hukumNya (Wei Sheng Shi Xian 惟 聖 時 憲). Dengan demikian yang menjadi menteripun akan memuliakannya (Wei Chen Qin Ruo 惟 臣 欽 若) dan rakyatpun akan taat mematuhi (Wei Min Chong Ai  惟 民 從 乂).




Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Nabi Purba Ru Jiao/Khonghucu (18) - Fu Yue

Sunday, August 14, 2011

Nabi Purba Ru Jiao/Khonghucu (17) - Zhong Hui


share on facebook

Zhong Hui 仲虺


Rekan sejawat  Yi Yin, perdana menteri raja Cheng Tang yang di dalam kitab Lun Yu VII : 1 oleh Nabi Kongzi disebut sebagai   Lao Peng 老 彭 dan di dalam kitab Meng Zi disebut sebagai Lao Lai Zhu 老 萊 朱 (lihat Meng Zi VIIB: 38-2). Peranan beliau dalam dinasti Shang dan hubungan dengan Nabi Baginda Cheng Tang dapat dilihat di dalam Shu Jing IV : II. Beliau senantiasa mendorong baginda Cheng Tang memuliakan dan menjunjung Jalan Suci Tian Yang Maha Esa yang akan lestari melindungi firman Tian yang dikaruniakan (Qin Chong Tian Dao, Yong Bao Tian Ming 欽 崇 天 道 ,  永 保 天 命) 





Zhong Hui bersabda:

“Wuhu 嗚 呼! Tuhan telah menjelmakan rakyat (Wei Tian Sheng Min You Yu  惟 天 生 民 有 欲), dengan memiliki berbagai keinginan maka bila tanpa seorang pemimpin akan timbul kekacauan (Wu Zhu Nai Luan 無主乃亂). Demikianlah Tuhan Yang Maha Esa menjelmakan orang yang dikaruniai jelas pendengaran dan terang penglihatan untuk mengatur mereka (Wei Tian Sheng Cong Ming Shi Ai 惟 天 生 聰 明 時 乂)”  Shu Jing IV : II, II, 2.





Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Nabi Purba Ru Jiao/Khonghucu (17) - Zhong Hui

Bu Chi Xia Wen


share on facebook

不耻下问

Bu Chi Xia Wen

oleh Xie Zheng Ming


Confucius hidup pada jaman chun qiu,adalah seorang pemikir besar dari daratan Tiongkok. Beliau sangat menaruh perhatian terhadap masalah pendidikan. Dalam kesehariannya Confucius bersikap rendah hati & suka belajar. Beliau berpendapat bahwa:setiap orang tidak begitu dilahirkan lantas memiliki pengetahuan yang luas, untuk menjadi orang yang berwawasan haruslah tekun belajar. Suatu ketika Confucius berkunjung ke sebuah kuil leluhur raja untuk menghadiri upacara sembahyang. Di dalam kuil Confucius sering-sering bertanya kepada para pengurus kuil. Ada seseorang yang menertawakan jika Confucius tidak mengetahui tata cara upacara. Mengetahui hal tersebut Confucius berkata: begitu menemukan hal yang kurang jelas haruslah ditanyakan hingga mengerti, barulah benar-benar bisa dikatakan memahami tata cara upacara. 

Nabi bersabda, "Yu (Cu-lo), Kuberi tahu apa artinya 'mengerti' itu! Bila mengerti berlakulah sebagai orang yang mengerti; bila tidak mengerti berlakulah sebagai orang yang tidak mengerti. Itulah yang dinamai 'mengerti.'" (Sabda Suci II : 17)

Pada kesempatan lain seorang pejabat dari kerajaan Wei yang bernama Kong Yu meninggal. Setelah meninggal Kong Yu mendapatkan gelar sebagai kaum cendikiawan. Seorang murid confucius yang bernama Zi Gong merasa tidak terima, lantas bertanya kepada sang guru perihal pemberian gelar tersebut. Confucius dengan tersenyum menjawab: Kong Yu orangnya cerdas & rajin, memiliki semangat untuk maju yang besar, tidak pernah malu untuk bertanya kepada orang lain walau kedudukan & pengetahuan yang dimiliki tidak setingkat dengan dirinya. Inilah sebabnya Kong Yu bisa menyandang gelar sebagai cendekiawan. 

Kita seringkali karena memiliki sedikit kelebihan lantas menjadi sombong. Kita mungkin dalam hal-hal tertentu bisa lebih hebat daripada yang lain,tapi tentu tidak akan bisa menguasai segalanya. Pepatah mandarin Bu Chi Xia Wen digunakan untuk mengungkapkan tidak malu bertanya kepada orang bawahan. Kalau kita bersikap rendah hati berarti masih memiliki kesempatan untuk lebih maju lagi. Marilah kita belajar untuk rendah hati. 





Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Bu Chi Xia Wen

Saturday, August 13, 2011

Manfaat Senyum


share on facebook

“Senyum anda, Senyum kami“. Itu slogan yang biasa didengungkan para praktisi kesehatan gigi. Ini yang setiap hari dilakukan oleh mereka. Berusaha untuk menganalisis masalah utama kesehatan gigi dan mulut, melakukan tindakan perawatan gigi dan mulut, mengevaluasi hasilnya, melakukan penelitian dan terobosan terhadap kemungkinan perawatan yang lebih canggih serta terus mengupdate perkembangan teknologi semata-mata hanya dengan satu tujuan yaitu bagaimana membuat semua orang bisa “tersenyum” tentu saja senyum yang sehat dan indah. Senyum mungkin bagi anda adalah hal yang sederhana dan mudah, cukup menarik sudut bibir ke arah samping dan menampakkan gigi mudah kan? Namun tidak sesederhana itu, kadang tersenyum saat-saat tertentu sangatlah sulit. Terlebih jika anda tidak “mood” untuk senyum.

Senyum dihubungkan dengan karakter seseorang, karena tidak sedikit ditemukan sifat individu yang “murah senyum”. Senyum banyak dikaitkan dengan perasaan hati, kondisi jiwa, dan mood. Senyum dapat mempengaruhi kesehatan, tingkat stress, dan daya tarik anda. Senyum juga dipercaya sebagai salah satu jalan jika ingin awet muda. Senyum diketahui mempunyai manfaat untuk kesehatan diantaranya yaitu:


1. Senyum membuat anda lebih menarik.

Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari anda, tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik.




2. Senyum mengubah mood anda

Ketika anda merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood anda akan berubah menjadi lebih baik.



3. Senyum dapat merangsang orang lain ikut tersenyum 

Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya, dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.



4. Senyum dapat Mengurangi stress 

Stress secara nyata dapat muncul di wajah anda. Senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang lelah atau merasa ”down”. Jika anda sedang stresss cobalah untuk tersenyum, maka stress anda akan berkurang dan anda akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.


5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda

Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika anda tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan anda menjadi lebih rileks.


6. Senyum menurunkan tekanan darah anda

Ketika anda tersenyum,maka tekanan darah anda akan menurun. Jika anda tak percaya, anda boleh mencobanya sendiri, jika anda memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah anda.



7. Senyum mengeluarkan endorphins, (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin 

Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.



8. Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda 

Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih muda. Jika anda ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyum anda sepanjang hari, maka anda akan terlihat lebih muda, dan merasa lebih baik.




9. Senyum membuat anda tampak sukses 

Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji, yakin rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.



10. Senyum membuat anda tetap positif 

Cobalah tes ini : Tersenyumlah. Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum. Sulit kan? . Karena ketika anda tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa “hidup anda saat ini baik-baik saja”. 

Maka jauhkan diri anda dari depresi, stress, dan rasa khawatir dengan satu kata yaitu “senyum”, tentu saja dengan memberikan senyum pada tempat dan suasana yang tepat, tidak kemudian berlebihan. Karena jika berlebihan, maka tentu orang lain akan menganggap anda kurang waras. ^^v





SUMBER: DISINI

Please write a comment after you read this article. Thx..!!

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Manfaat Senyum

Tuesday, August 9, 2011

Hanya Kebajikan Tuhan Berkenan


share on facebook

Oleh : WS Suhendar. S


SALAH SATU ajaran Agama Khonghucu (Ru Jiao) adalah salam khas yakni Wei De Dong Tian yang bermakna Hanya Kebajikan Tuhan Berkenan. Salam ini adalah suatu pernyataan teologis, mengenai bagaimana manusia dapat mencapai hadirat Tuhan. Tidak ada jalan lain kecuali berbuat kebajikan kepada sesama manusia, hanya itu yang dapat menyelamatkan kita. Salam ini (We De Dong Tian) dijawab dengan Xian You Yi De yang artinya kurang lebih, maka Milikilah yang satu ini adalah kebajikan.

Salam ini dipetik dari Kitab Shu Jing (salah satu Kitab Suci Agama Khonghucu). Kebajikan yang dimaksud dari salam ini adalah Wu Chang (Lima Mutiara) yang merupakan percikan Illahi (Tian Xing) yang dipercikan Tian (Tuhan) kepada diri manusia ketika manusia dilahirkan. Adapun Wu Chang (Lima Mutiara) percikan Illahi tersebut adalah  Ren (Cinta Kasih), Yi (Kebenaran), Li (Kesusilaan), Zhi (Kebijakan/Kearifan), Xin (Dapat dipercaya). Yang artinya bahwa manusia menjalankan kehidupan berlandaskan apa yang telah Tian (Tuhan) karuniakan bagi setiap manusia yang merupakan bekal/ kasih-Nya bagi manusia.

1. Manusia yang hidup berdasarkan Ren (Cinta Kasih) adalah manusia yang saling mengasihi/menyayangi sesama, menolong sesama, rela berkorban demi orang lain. 
“Seorang yang berperi cinta kasih ingin dapat tegak, maka berusaha agar orang lainpun tegak, ia ingin maju, maka berusaha agar orang lainpun maju”
(Sabda Suci VI : 30,3).

2. Manusia harus hidup berlandaskan Yi (Kebenaran), karena Yi (Kebenaran) merupakan jalan lurus bagi kehidupan manusia.
Nabi bersada, “Hidup manusia difitrahkan lurus. Kalau tidak lurus tetapi terpelihara juga kehidupannya, itu hanya kebetulan”. 
Sabda Suci VI : 19).

3. Manusia sebagai makhluk paling mulia ciptaan Tian, Tuhan Yang Maha Kuasa harus memiliki etika/tata karma dalam melaksanakan kehidupan ini, atau dengan kata lain hidup harus berlandaskan Kesusilaan.

Maka dalam kitab Sabda Suci VIII : 8 tersurat: Nabi bersabda,  Bangunkan hatimu dengan sanjak, Tegakkan pribadimu dengan kesusilaan, Sempurnakan dirimu dengan musik.

4. Manusia harus bersikap arif dan bijaksana dalam bertindak karena tindakan yang berdasarkan kearifan dan kebijaksanaan menjadikan kita akan selalu membahagiakan diri sendiri dan juga membahagiakan sesama manusia. Salah satu tindakan yang arif dan bijaksana dapat kita lihat Kitab Sabda Suci XIV; Ada orang bertanya ”Dengan kebajikan membalas kejahatan, bagaimanakah itu? Nabi bersabda, “kalau demikian, dengan apa engkau dapat membalas kebajikannya?, “Balaslah kejahatan dengan kelurusan dan balaslah kebajikan dengan kebajikan. 

Jadi kita dapat hidup berlandaskan Ren (Cinta Kasih), Yi (Kebenaran), Li (Kesusilaan) dan Zhi (Kearifan/Kebijaksanaan), maka kita akan menjadikan manusia yang dapat dipercaya (Xin). 

“Dan seseorang yang dapat dipercaya dalam hidup ini akan dapat mencapai cita-cita yang mulia. 
(Ajaran Besar X : 18).

Dan perlu pembaca terkasih ketahui bahwa salam khas umat Khonghucu “Wei De Dong Tian” / hanya kebajikan Tuhan berkenan pertama diucapkan oleh Nabi Ik sebagai nasehat kepada Raja Da Yu pendiri Dinasti Xia (2205/1766 SM). Sedangkan ujar “Xian You Yi De” yang merupakan jawaban dari salam “We De Dong Tian” pertama diucapkan oleh Nabi Yi Yan sebagai nasehat kepada Raja Cheng Tang pendiri dinasti Shang (1766-1222 SM). 





SUMBER: DISINI


Please write a comment after you read this article. Thx..!! 

Tekan "Like" jika kamu menyukai artikel ini. 
Tekan "Share" atau "Tweet" jika menurutmu artikel ini bermanfaat untuk teman2 kalian.
READ MORE - Hanya Kebajikan Tuhan Berkenan