Sunday, September 5, 2010

Agama Khong Hu Cu dan Filsafatnya


share on facebook
Font Re-Size
Oleh : Dr. Oesman Arief ( Ahli Filsafat dan Kebudayaan China)

Nabi Khongcu adalah Nabi Pelengkap dan Penyempurna dari agama Ru (Ru Jiao).
Agama Ru adalah agama para cendikiawan dan para pejabat di Tiongkok pada zaman dahulu sebelum Nabi Khongcu lahir.

Nabi Khongcu menyebarkan ajaran Agama Ru kepada rakyat biasa melalui pendidikan formal. Nabi Khongcu adalah guru sekolah formal pertama didunia. Sampai sekarang Hari Guru Internasional adalah tanggal 27 September, yaitu hari lahir Nabi Khongcu. Ini juga untuk menghormati jasa Nabi Khongcu sebagi guru yang membuka sekolah gratis dengan 3000 (tiga ribu) orang murid. Pekerjaan Nabi Khongcu yang terakhir adalah sebagai guru.Seorang Pengagum Nabi Khongcu bernama Xun Zi (326-233 SM), menyaksikan ajaran nabi Khongcu yang diserang oleh seratus aliran merasa prihatin. Xun Zi kemudian membangun filsafat yang diberi nama Da Ru atau Makro Konfusianisme untuk membela agama Khong Hu Cu dan menyerang seratus aliran itu. Akhirnya seratus aliran itu lenyap hanya disisakan satu yaitu aliran Taoisme, yang pada abad III Masehi menjadi agama tao oleh Tio Too Ling.

Agama Khonghucu yang diajarkan oleh Nabi Khongcu dan Meng Zi (Mencius) tetap berkembang sebagai agama Negara di Tiongkok sejak zaman dinasti Han (Abad II SM / 206 SM).

Zaman sekarang ada agama Khonghucu dan ada filsafat Khonghucu yang diajarkan Xun Zi. Nama Xun ZI kurang dikenal oleh masyarakat umum karena bukunya pernah dicekal selama 800 tahun. Pada tahun 1980 buku Xun Zi baru diterbitkan kembali di RRT.

Agama Khong Hu Cu diakui sebagai agama yang resmi di Indonesia. Filsafat Makro Konfusianisme tetap berkembang dan dipakai di RRT sebagai Filsafat.

Ada perbedaan ajaran agama Khong Hu Cu dengan ajaran Filsafat Konfusianisme. Perbedaan itu jelas ada karena disiplin agama dan filsafat memang beda.

Ajaran agama itu diimani dan dilaksanakan tidak perlu diperdebatkan. Sedangkan Ajaran Filsafat Memang terbuka untuk diperdebatkan.

Dunia barat juga mengakui kehebatan ajaran Filsafat Khong Hu Cu/ Konfusianisme yang diajarkan oleh Xun Zi. Kehebatan itu antara lain:

  • Agama Khong Hu Cu Menjadi dasar kebudayaan Bangsa Tionghoa
  • Kekaisaran Tiongkok tidak terpecah belah sampai hari ini menjadi RRT.
  • Suku bangsa Tionghoa yang banyak dapat disatukan tanpa ada konflik etnis di Tiongkok. Sayangnya banyak orang Tionghoa sendiri tidak mempelajari sejarah Tiongkok dan kebudayaan Tionghoa yang tertulis.

sumber : disini


Please write a comment after you read this article. Thx..!!

0 comments:

Post a Comment